Cerita Judi Online

Pemuda Bangkalan Menganiaya Ibu Kandung Karena Ditolak Memberi Modal Judi Online

Shares
  • Seorang pemuda Bangkalan menganiaya ibu kandungnya karena ditolak diberi uang untuk judi online
  • Korban dicekik dan dipukul dengan sapu oleh anaknya
  • Aksi kekerasan terekam oleh warga sekitar
  • Pelaku meminta Rp100.000 dan mencoba mengambil sepeda ibunya yang terkunci
  • Ini bukan kasus pertama, ibu korban sebelumnya sudah pernah melaporkan anaknya
  • Pelaku kini terancam hukuman 5 tahun penjara

Cerita Lengkap

Pemuda Bangkalan menganiaya ibu kandung – Gara-gara tidak diberi uang untuk melunasi hutang dan judi online, seorang anak tega menganiaya ibunya. Kasus judi online yang berujung kekerasan dalam rumah tangga ini terjadi di Bangkalan, Jawa Timur, dimana korban dicekik dan dipukul dengan sapu oleh anaknya sendiri.

Aksi kekerasan seorang anak di Bangkalan Jawa Timur kepada ibunya terekam oleh warga. Pelaku menarik paksa ibunya dengan kasar dan meski direkam, ia seolah tak peduli. Sang ibu yang tak tahan dengan kelakuan putranya akhirnya melaporkannya ke Mapolres Bangkalan. Saat hendak diborgol petugas, pelaku masih mempertanyakan kesalahannya, “Apa? Gimana?”

Saat interogasi barulah tersangka mengakui perbuatannya. Tak hanya menarik ibunya dengan paksa, ia juga menganiaya sang ibu dengan mencekik dan memukul korban dengan menggunakan sapu. Alasannya karena tak diberi uang untuk melunasi utang dan bermain judi online.

“Pelaku minta uang Rp100.000 kepada orang tuanya, kepada ibunya, namun tidak dikasih. Yang mana kemudian pelaku berusaha untuk mengambil sepeda milik ibunya, sepeda ontel. Namun ternyata digembok, dikunci, sehingga pelaku merasa geram dan melakukan penganiayaan berupa pemukulan di bagian wajah, pencekikan, kemudian memukul dengan sapu,” jelas pihak kepolisian.

Tindakan kekerasan akibat kecanduan judi online ini bukanlah kali pertama terjadi. Sebelumnya, laporan kekerasan oleh pelaku telah dibuat sang ibu. Namun terlambat, kini ancaman hukuman 5 tahun penjara menantinya. Kasus ini menjadi pengingat bahwa judi online tidak hanya merusak keuangan tetapi juga relasi keluarga.

Video menarik lainnya