Pemerintah terus memperkuat peran sektor pendidikan melawan judi online dan pinjaman online ilegal. Melalui kolaborasi lintas sektor, Kementerian Komunikasi dan Digital menggandeng berbagai pihak untuk membangun ekosistem digital yang aman dan bertanggung jawab.
Menteri Komunikasi dan Digital, Mutia Hafit, menerima deklarasi anti judi online serta pinjaman online ilegal dari Universitas Brawijaya Malang pada Minggu pagi. Dalam deklarasi tersebut juga ditegaskan pentingnya penggunaan teknologi informasi secara bijak.
Deklarasi yang dibacakan langsung oleh Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, bertepatan dengan acara puncak Dies Natalis kampus. Ada tiga poin utama: mendukung penuh pemberantasan judi online dan pinjaman ilegal, komitmen memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab, serta mendorong institusi lain ikut menciptakan ruang digital yang sehat.
Mutia Hafit menyambut hangat dukungan dari kalangan akademisi. Menurutnya, peran sektor pendidikan melawan judi online tak bisa diremehkan karena memiliki kekuatan besar dalam membentuk pola pikir generasi muda agar melek digital dan tak terjebak konten negatif.
Dukungan kampus ini diharapkan jadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya. Kolaborasi semua pihak, termasuk dunia pendidikan, menjadi kunci untuk benar-benar menekan dampak negatif dari judi online dan pinjaman ilegal di Indonesia.
Video menarik lainnya
Pegawai BPS Halmahera Timur bunuh rekan kerja karena kalah judi online hingga saldo ratusan juta…
Kasus pencuri di asrama polisi Palangkaraya terungkap. Pelaku nekat mencuri di rumah dinas polisi untuk…
Pemuda di Palangkaraya nekat mencuri di tujuh rumah dinas polisi karena kecanduan judi online. Uang…
Pelaku pembunuhan wartawan di Pangkalpinang mengaku tergiur judi online dan butuh dana cepat. Harta korban…
Roy Suryo mengungkap bahwa akun kontroversial Fufufafa—yang diduga terkait pejabat—sempat mengikuti akun judi online dan…
https://www.youtube.com/watch?v=rmvuEyY8cyg Kemensos dan PPATK ungkap penyalahgunaan bansos di Jawa Barat. Sebanyak 49.431 penerima terindikasi gunakan…