Video Bahasa Indonesia

Polisi Periksa Budi Arie Setiadi Terkait Judi Online Kominfo

Shares
  • Budi Arie Setiadi terkait judi online.
  • Pemeriksaan dilakukan saat ia masih menjabat Menkominfo.
  • 15 tersangka ditetapkan, 11 di antaranya pegawai Kominfo.
  • Penggeledahan dilakukan di kantor satelit Bekasi Selatan.
  • Tersangka kelola situs judi, memisahkan yang setor dan tidak.
  • Situs yang tidak setor akan diblokir oleh operator internal.
  • Kasus ini ungkap dugaan keterlibatan dalam sistemik di instansi negara.

Cerita Lengkap

Badan Reserse Kriminal Polri memeriksa Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi terkait perkara judi online. Ia diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi sewaktu masih menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika.

Sebagai warga negara yang taat hukum, Budi menyatakan bahwa dirinya berkewajiban membantu pihak kepolisian dalam penindakan dan pemberantasan kasus judi online, khususnya yang terjadi di lingkungan Kominfo.

Menurutnya, pemberantasan judi online merupakan tugas bersama sebagai sesama anak bangsa. Karena itu, ia menekankan pentingnya konsistensi dan keteguhan hati untuk menuntaskan persoalan ini hingga ke akarnya.

Terkait materi pemeriksaan, Budi Arie Setiadi menyarankan para awak media untuk menanyakannya langsung kepada penyidik. Namanya terseret dalam kasus ini lantaran penyidik menemukan indikasi keterlibatan sejumlah petugas Kominfo dalam jaringan judi online.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan 15 tersangka dalam kasus ini, di mana 11 di antaranya merupakan oknum pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital.

Selain itu, Polda Metro Jaya juga menggeledah kantor satelit yang berada di Ruko Galaksi, Bekasi Selatan. Kantor ini berdiri sejak Januari 2024 dan dikendalikan oleh tiga tersangka berinisial AK, AJ, dan A.

Dari kantor tersebut, dipekerjakan 12 orang, dengan rincian 8 orang sebagai operator dan 4 orang sebagai admin. Mereka bertugas mengumpulkan daftar situs judi online, lalu mengelompokkan mana yang sudah melakukan setoran dan yang belum.

Setiap dua minggu sekali, situs yang tidak menyetor uang diserahkan kepada tersangka lain berinisial R untuk diblokir. Kasus Budi Arie Setiadi judi online ini pun membuka tabir baru tentang praktik gelap yang merambah institusi penting negara.

Video menarik lainnya

Ari

Recent Posts

Pegawai BPS Halmahera Timur Diduga Bunuh Rekan Kerja Karena Kecanduan Judi Online

Pegawai BPS Halmahera Timur bunuh rekan kerja karena kalah judi online hingga saldo ratusan juta…

1 day ago

Pencuri di Asrama Polisi Palangkaraya Tertangkap, Tindakan Pelaku Ditengarai karena Judi Online

Kasus pencuri di asrama polisi Palangkaraya terungkap. Pelaku nekat mencuri di rumah dinas polisi untuk…

2 days ago

Pencuri di Asrama Polisi Palangkaraya Kecanduan Judi Online

Pemuda di Palangkaraya nekat mencuri di tujuh rumah dinas polisi karena kecanduan judi online. Uang…

2 days ago

Pelaku Pembunuhan Wartawan di Pangkalpinang Candu Judi Online

Pelaku pembunuhan wartawan di Pangkalpinang mengaku tergiur judi online dan butuh dana cepat. Harta korban…

3 days ago

Roy Suryo Sebut Fufufafa Ikuti Akun Judi Online

Roy Suryo mengungkap bahwa akun kontroversial Fufufafa—yang diduga terkait pejabat—sempat mengikuti akun judi online dan…

3 days ago

Kemensos dan PPATK Ungkap Penyalahgunaan Bansos untuk Judi Online di Jawa Barat

https://www.youtube.com/watch?v=rmvuEyY8cyg Kemensos dan PPATK ungkap penyalahgunaan bansos di Jawa Barat. Sebanyak 49.431 penerima terindikasi gunakan…

3 days ago