Seorang pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Halmahera Timur, Aditya Hanafi, nekat membunuh rekannya, Karya Listianti Pertiwi, karena tergiur judi online dan terlilit utang pinjol setelah saldo ratusan juta miliknya raib dalam semalam. Ketika gelap mata, Adityya kehilangan akal dan melakukan tindakan tragis itu.
Pelaku bahkan sempat bersembunyi selama dua hari di rumah dinas korban—tempat mereka tinggal bersama pasangan masing-masing—untuk memastikan pelaksanaannya. Tragisnya, peristiwa itu terjadi delapan hari sebelum pernikahan Adityya. Pada 31 Juli, jenazah Karya ditemukan di dalam sumur kamar yang terkunci di rumah dinas mereka; kondisi kamar berantakan dan jenazah sudah membusuk.
Karya dikenal sebagai sosok pekerja keras dan peduli lingkungan sekitar serta memiliki cita-cita besar, seperti membangun perpustakaan gratis di Halmahera Timur. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat. Tagar #JusticeForTiwi pun ramai diperbincangkan di media sosial.
BPS Halmahera Timur dan aparat kepolisian menindak Adityya dengan pasal berlapis, dari pembunuhan berencana hingga penggunaan kekerasan demi keuntungan pribadi. Ancaman hukumannya termasuk hukuman mati.
Setelah kejadian, Adityya tetap melangsungkan pernikahannya di Ternate pada 27 Juli, sementara mengendalikan komunikasi korban agar terlihat masih hidup, bahkan menggunakan ponsel Karya untuk mengajukan cuti dan meminjam uang online. Dana sekitar Rp89 juta yang diambil sempat digunakan untuk deposit judi online dan membiayai pernikahannya, termasuk membeli tiket untuk orang tua.
Perilaku Adityya yang licik bahkan sempat membuat kericuhan saat rekonstruksi. Ratusan warga dekat rumah dinas korban ikut hadir dan menunjukkan kemarahan mereka—bahkan menyerang mobil pelaku.
Video menarik lainnya
Kasus pencuri di asrama polisi Palangkaraya terungkap. Pelaku nekat mencuri di rumah dinas polisi untuk…
Pemuda di Palangkaraya nekat mencuri di tujuh rumah dinas polisi karena kecanduan judi online. Uang…
Pelaku pembunuhan wartawan di Pangkalpinang mengaku tergiur judi online dan butuh dana cepat. Harta korban…
Roy Suryo mengungkap bahwa akun kontroversial Fufufafa—yang diduga terkait pejabat—sempat mengikuti akun judi online dan…
https://www.youtube.com/watch?v=rmvuEyY8cyg Kemensos dan PPATK ungkap penyalahgunaan bansos di Jawa Barat. Sebanyak 49.431 penerima terindikasi gunakan…
Bernard Ferdi Soebiakto divonis 3 tahun penjara karena menggelapkan Rp461 juta untuk kebutuhan judi online.…